21 Des 2009

Adakah gunanya masker?


Salah satu gambar yang melekat dengan wabah flu babi adalah orang-orang di Meksiko yang lalu lalang di jalan dengan menggunakan masker.

Dan sejalan dengan penyebaran penyakit itu dari satu negara ke negara lain, bermunculan laporan orang-orang yang membeli segala jenis masker lewat intenet.

Walau upaya itu bisa dimengerti, para ahli tidak terlalu yakin apakah memang masker ada gunanya dalam melindungi diri dari Flu Burung.

Professor John Oxford, ahli virus dari Rumah Sakit Barts, mengatakan sedikti sekali bukti bahwa masker memang memberi perlindungan dari flu.

"Menurut saya membagikan masker ke khalayak umum seperti di Meksiko hanya merusak keyakinan ,” tambahnya.

Organsiasi Kesehatan Dunia, WHO, memang tidak mengeluarkan seruan agar menggunakan masker.
Pendekatan berbeda

Beberapa negara menggunakan pendekatan terbatas, seperti Belgia yang memberikan masker kepada penderita flu dan Spanyol yang membagikan kepada penumpang pesawat terbang yang baru kembali dari luar negeri.

Ada orang-orang yang amat mungkin melakukan kontak dengan virus maupun dengan orang yang mungkin menyebarkannya.

Profesor John Oxford

Adapun Inggris, sama seperti sejumlah negara lain, hanya menyarankan penggunaan masker di kalangan petugas kesehatan saja.

Masker yang tersedia di Inggris diperkirakan cukup untuk semua petugas kesehatan d Inggris, namun pihak berwenang sudah membahas kemungkinan penyediaan 30 juta masker jika wabah flu buruk menjadi amat buruk.

Para petugas kesehatan di Inggris diminta menggunakan masker dan sarung tangan jika melakukan kontak dengan penderita yang diduga mengidap Flu Burung.

Pendekatan itu, menurut Profesor Oxford, sudah tepat.

"Ada orang-orang yang amat mungkin melakukan kontak dengan virus maupun dengan orang yang mungkin menyebarkannya."

Departemen Kesehatan Inggris kini memusatkan perhatian untuk mengembangkan masker yang memiliki saringan, yang membuat orang menghirup partikel tertentu di udara.

Masker itu jauh lebih efektif disbanding masker biasa yang digunakan para dokter dan perawat saat melakukan operasi, yang juga sering digunakan oleh para pekerja bangunan.

Bagaimanapun tidak ada masker yang secara 100% bisa menghentikan partikel terhirup dan masker yang menggunakan filter sekalipun akan berkurang efektifitasnya jika sudah kotor.
Fungsi masker

Tapi masker bisa berfungsi untuk mencegah menyebar ke udara.

Jadi jika semua orang menggunakan maka akan terhenti penyebarannya.

Dr Ronald Cutler

Dr Ronald Cutler, Wakil Direktut Biomedika di University of London, mengatakan bahwa jika orang bersin menggunakan masker maka virus akan tertahan.

“Jadi jika semua orang menggunakan maka akan terhenti penyebarannya."

"Atau orang yang menderita flu menggunakannya, namun jika mereka baru menggunakan setelah diagnsoa mungkin sudah terlambat.”

Dr. Cutler menambahkan bahwa masalahnya adalah ketika bersin, orang justru cenderung melepas masker.

Disisi lain masker bukanlah pakaian bio-kimia.

“Masker jelas hanya menutupi satu bagian tubuh sehingga tangan dan pakaian anda mungkin ada virusnya dan ketika anda membuka baju maka anda terkena infeksi sendiri."

Dan ada kemungkinan bahwa dengan menggunakan masker maka orang merasa sudah terlindungi dan mendatangi tempat-tempat umum.

"Saran yang paling baik adalah cuci tangan dan tutup mulut saa bersin," tambahnya.

Dan Gail Lusardi, ahli pengendalian infeksi dari Glamorgan University, setuju dengan saran itu.

"Masker saja tidak akan mencegah penyebaran flu dan tindakan kebersihan yang mendasar seperti mencuci tangan, menggunakan tisue sekali pakai dan membersihkan permukaan barang-barang merupakan kunci dalam mencegah penyebaran infeksi."

Kalaupun menggunakan masker, tambahnya, sebaiknya yang menggunakan saringan dan bukan yang bisa dibeli di sembarang tempat.